Desa Pattaneteang

Ketersediaan Air Bersih

Berada di daerah pegunungan dan memiliki hutan, Desa Pattaneteang memiliki ekosistem yang menyimpan banyak sekali sumber mata air dan saluran-saluran air alam (timpuseng dan wae tuo). Warga Desa Pattaneteang nyaris tidak pernah mengalami kekurangan air bersih.

Setidaknya ada 31 titik mata air yang menjadi sumber air warga desa. Dari aliran air alamiah tersebut, sumur-sumur di rumah para warga juga tidak pernah kekeringan. Mereka mengangkat air dari sumur-sumur tersebut dengan beberapa cara, dari yang paling tradisional (timba tali) sampai yang paling modern (mesin pompa air).

Masalahnya adalah belum ada satu sistem (prasarana, sarana, organisasi, dan peraturan) pemanfaatan air bersih tersebut secara terpadu. Akibatnya, pengendalian efisiensi penggunaan belum dapat dilaksanakan, selain belum dapat dijadikan sebagai salah satu sumber potensial pendapatan desa, mengingat semua sumber air tersebut adalah milik (aset) kolektif.

Pemanfaatan sumber alam berupa ketersediaan air yang melimpah ini dilakukan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro oleh PT Megapower Makmur dengan kapasitas bertenaga 4,2 Mega Watt (MW).

Pada 2017, Desa Pattaneteang memperoleh bantuan dari Pemerintah Pusat, melalui program nasional Penyediaan Air Minum & Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) untuk membangun sistem penyediaan air bersih dan sanitasi terpadu.

Admin Pattaneteang

1 comment